Arsip Blog

Rabu, 28 Desember 2016

Suasana malam hariku


Dalam keheningan malam yang begitu dingin
Ku melangkah menapaki jalan tanpa ada keraguan
Lampu kota menghiasi sisir jalanan
Didampingi alunan sepatu mengiringi langkahku
Sendirian tanpa ada kawan merangkul bersama diriku
Asal kau tau saja
Begitu kejamnya dunia malam dipinggiran jalan
Sekan aku melihat betapa mengerikan kejadian yang ada
Namun sisi gelap jalanan menganggap itu hal biasa
Aku sadar  tak nampak dimata dunia
seakan aku  benalu dalam lingkup kehidupan mereka
ku salalu mengalami melihat dan mendengar
kekerasan serta cemo’ohan yang didasari dengan kata jijik dan kotor
terlepas dari itu semua aku takdapat bergerak dan mengatakan sebuah aspirasi
begitu angkuhnya kehidupan dunia malam hari
apalagi untuk orang-orang seperti diriku ini
yang entah berantah berteduhpun tiada mengerti
aku selalu menggangap bahwa bumi ini adalah rumah yang kumiliki
ku lalui hidup tanpa ada pertolongan siapapun
ku tak mengharap belas kasihan dari orang manapun
aku tidaklah hina
namun selalu saja ocehan orang yang kudapati
danprasangka buruk yang selalu mendatangi diriku
betapa berat beban hidup yang kupikul sendirian
ditambah dengan tas ransel kumuh yang selaluku bawa dipunggungku
aku tidak bersalah atas siapapun
namun mengapa aku selalu dihakimi dan disalahkan
Oleh orang yang menganggap bahwa dirinya selalu benar
Padahal aku tidak merugikan daripada mereka
Namun apalah daya aku tak punyai emas permata dan sebuah jabatan
Sehingga pandangan mereka selalu buruk kepadaku
Oh.Tuhanku ampuni dosaku
Yang hidup hanya sekali dan rasa perih datang berkali
Namun rasa syukurku tak ternilai untukmu...

Salam hangat dariku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar